Purnawiyata dan Wisuda Tahfidz Angkatan III SMP Swasta Bunayya Sibolga, Cetak Generasi Qurani yang Saleh, Cerdas, dan Berakhlak Mulia

Purnawiyata dan Wisuda Tahfidz Angkatan III SMP Swasta Bunayya Sibolga, Cetak Generasi Qurani yang Saleh, Cerdas, dan Berakhlak Mulia

Purnawiyata dan Wisuda Tahfidz Angkatan III SMP Swasta Bunayya Sibolga, Cetak Generasi Qurani yang Saleh, Cerdas, dan Berakhlak Mulia

Keterangan Foto: Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Ummat Sibolga, Kepala SMP Swasta Bunayya Sibolga, Ketua Dewan Pendidikan, Ketua Bidang Pendidikan, dewan guru, serta para siswa mengikuti Purnawiyata dan Wisuda Tahfidz Angkatan III SMP Swasta Bunayya Sibolga di Kota Sibolga, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dan yayasan dalam mencetak generasi Qurani yang saleh, salehah, berprestasi, dan berakhlak mulia. Foto: Istimewa.

Sibolga, infosumut.co – Yayasan Pendidikan Harapan Ummat Sibolga menggelar Purnawiyata dan Wisuda Tahfidz Angkatan III SMP Swasta Bunayya Sibolga dengan penuh khidmat dan suasana haru, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang dihadiri siswa, orang tua, dewan guru, pengurus yayasan, alumni, dan tamu undangan tersebut menjadi momentum penting dalam melepas para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan tingkat SMP sekaligus menuntaskan program Tahfidz Al-Qur'an.

Mengusung tema "Shalih Sebagai Insan, Cerdas dalam Wawasan, Tangguh Jiwa Perjuangan", acara ini menjadi bukti nyata komitmen Yayasan Pendidikan Harapan Ummat Sibolga dalam membangun generasi yang unggul secara akademik, kuat dalam keimanan, serta memiliki karakter dan akhlak yang mulia.

Suasana haru dan bangga tampak menyelimuti prosesi wisuda saat para siswa menerima penghargaan dan ucapan selamat dari para guru dan orang tua. Momen tersebut menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara sekolah, yayasan, dan keluarga dalam mendidik generasi penerus bangsa yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Kepala SMP Swasta Bunayya Sibolga, Rezmi Herman, S.AP., Gr, mengatakan bahwa pendidikan di Bunayya tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik.

"Kami sedang mendidik generasi saleh dan salehah yang memiliki kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial. Harapan kami, anak-anak yang hari ini dilepas dapat menjadi pribadi yang membanggakan orang tua, agama, bangsa, dan negara," ujarnya.

Rezmi berharap para lulusan mampu menjadi teladan di tengah keluarga, lingkungan, dan masyarakat.

"Kami berharap dengan pelepasan ini, para siswa dapat menjadi contoh dan panutan di mana pun mereka berada. Jadilah generasi yang membawa manfaat, menjaga akhlak, mencintai Al-Qur'an, menghormati orang tua dan guru, serta terus menuntut ilmu demi meraih masa depan yang lebih baik," katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Ummat Sibolga, Yusnal Irvan Donna, S.Si., M.Si, menegaskan bahwa wisuda tahfidz bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam mengamalkan ilmu dan nilai-nilai Al-Qur'an.

"Hari ini bukan akhir dari perjalanan pendidikan, tetapi awal dari pengabdian. Kami berharap para lulusan mampu menjadi teladan di rumah, di lingkungan masyarakat, dan di mana pun mereka berada. Jadilah generasi yang membawa manfaat bagi agama, bangsa, dan sesama," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yusnal memberikan pesan khusus kepada para wisudawan agar senantiasa menjaga salat dan tidak pernah meninggalkan ibadah sebagai pondasi kehidupan.

"Anak-anakku yang hari ini diwisuda, jangan pernah meninggalkan salat. Salat adalah tiang agama. Jika salat terjaga, maka insya Allah akhlak, ilmu, dan kehidupan kalian juga akan terjaga. Sebaliknya, jika salat ditinggalkan, maka akan rapuh pula pondasi kehidupan seseorang. Di mana pun kalian berada, tetaplah menjaga salat lima waktu," tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar para lulusan terus mencintai Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai pedoman hidup.

"Jangan pernah jauh dari Al-Qur'an. Teruslah membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya. Apa yang telah kalian pelajari selama di Bunayya jangan berhenti setelah wisuda. Jadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk dalam setiap langkah kehidupan," pesannya.

Selain itu, Yusnal menekankan pentingnya menjaga akhlak dan menjauhi sifat sombong meskipun kelak meraih kesuksesan.

"Kami ingin anak-anak Bunayya menjadi generasi yang cerdas, sukses, dan berprestasi. Namun jangan pernah memiliki sifat sombong. Semakin tinggi ilmu dan kedudukan seseorang, maka semakin rendah hati pula sikapnya. Hormati orang tua, muliakan guru, dan jadilah pribadi yang dihormati karena akhlaknya," tambahnya.

Lebih lanjut, Yusnal menegaskan komitmen yayasan untuk terus memperkuat hubungan dengan para alumni sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

"Kegiatan alumni akan terus kami lakukan dan kembangkan. Kami ingin para alumni tetap menjalin silaturahmi, komunikasi, dan kolaborasi dengan sekolah serta yayasan. Komunikasi yang baik akan menjadi kekuatan besar dalam membangun kader-kader siswa dan lulusan yang berkualitas di masa mendatang," ungkapnya.

Menurutnya, alumni merupakan aset berharga yang dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi berikutnya.

"Kami ingin alumni Bunayya menjadi keluarga besar yang terus tumbuh dan saling mendukung. Dengan komunikasi yang kuat, insya Allah akan lahir generasi-generasi penerus yang unggul, berprestasi, berakhlak mulia, serta siap menjadi pemimpin masa depan," katanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Pendidikan Harapan Ummat Sibolga, Juliswan, S.Pd, mengatakan bahwa yayasan saat ini terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

"Saat ini kami sedang membangun dan menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, berkarakter Islami, serta mampu bersaing di era global tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Inilah fokus utama pendidikan yang kami bangun di Yayasan Pendidikan Harapan Ummat Sibolga," ujarnya.

Menurut Juliswan, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan siswa dalam mengamalkan ilmu dan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami ingin melahirkan generasi Qurani yang mampu menjadi pemimpin masa depan, memiliki kepedulian sosial, berbakti kepada orang tua, menghormati guru, dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Pendidikan yang kami bangun bukan hanya mencetak lulusan yang pintar, tetapi juga generasi yang berintegritas dan berakhlakul karimah," katanya.

Ia berharap para lulusan yang diwisuda dapat terus menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama belajar di Bunayya.

"Kami berharap para lulusan terus menjaga salat, mencintai Al-Qur'an, menjaga akhlak, dan membawa nama baik almamater di mana pun mereka berada. Mereka adalah duta-duta Bunayya yang akan menjadi inspirasi bagi adik-adik kelas dan masyarakat di sekitarnya," pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pendidikan Yayasan Pendidikan Harapan Ummat Sibolga, Rahmadin Mardatillah, S.Pd, mengapresiasi kerja keras para guru dan dukungan orang tua dalam mendampingi proses pendidikan para siswa.

"Keberhasilan hari ini adalah hasil kerja sama yang baik antara sekolah, yayasan, guru, dan orang tua. Kami berharap para lulusan terus menjaga semangat belajar, memperkuat karakter, dan menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujarnya.

Selain prosesi purnawiyata dan wisuda tahfidz, kegiatan juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, penampilan siswa, doa bersama, serta pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Pendidikan Harapan Ummat Sibolga dan SMP Swasta Bunayya Sibolga kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qurani yang saleh dan salehah, cerdas dalam wawasan, tangguh dalam perjuangan, berakhlak mulia, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara. (*).