Kasat Lantas Polresta Deli Serdang diduga tak ada empati, kakek nyungsep keparit dibiarkan
Kasat Lantas Polresta Deli Serdang diduga tak ada empati, kakek nyungsep keparit dibiarkan
Deli Serdang, infosumut.co - Na'as, elakkan pemotor. SUV yang dikendarai pasangan suami isteri (pasutri) nyungsep keparit jalan Karantina Ikan dekat pertigaan jalan arteri Bandara Kuala Namu, Kamis (11/12/25).
SUV yang dikendarai seorang kakek pensiunan karyawan Lonsum tersebut, mengaku berkendara dijalan arteri Sultan Serdang arah Bandara Kuala Namu.
Tepatnya dipertigaan simpang jalan Karantina Ikan Desa Aras Kabu, Kecamatan Beringin.
Ketika SUV yang dikendarainya itu hendak belok kekiri arah jalan Karantina Ikan, tiba-tiba muncul pengendara sepeda motor dengan kecepatan tinggi.
Sontak pengendara SUV kaget dan banting setir kekiri, bablas masuk kedalam parit korekan badan jalan.
Atas insiden tersebut, pasangan pasutri dikabarkan selamat tanpa luka badan, hanya saja kerugian mobil yang ringsek diperkirakan menelan biaya jutaan rupiah untuk perbaikan.
Seorang warga pengguna jalan yang sama saat mengetahui kondisi kecelakaan itupun mencoba menghubungi Kasat Lantas Polresta Deli Serdang, AKP Resty Widya Sari dinomor 081344288***, tapi patut dinilai empatinya enggan merespon kabar Laka diwilayah hukumnya tersebut.

Mirisnya, setelah dilakukan evakuasi mandiri oleh korban. Kemudian nongol beberapa Polantas Polresta Deli Serdang yang notabane anak buah Resty.
Warga sekitar yang telah ramai berdatangan pun turut menyaksikan evakuasi, diantaranya ada seorang warga berucap ketus menyebut Polantas datang hanya sebagai pencitraan agar tampak peduli.
"Halah, dari tadi dikabari Kasatnya kalo ada kecelakaan disini gak perduli, tiba sudah dievakuasi sendiri anggotanya datang ngatur arus jalan, Ibu Kasat sekarang memang seperti tidak cakap, dari pangkat saja dia sudah terkesan dipaksakan," ucap warga yang tidak mau namanya ditulis dengan mimik wajah julid.
Selain itu, warga berpakaian rapi itu pun dapat mengungkap jejak karir Resty. Sebutnya, Resty pernah menjabat Kanit Regiden di Satlantas Polresta Deli Serdang beberapa tahun lalu dengan pangkat Iptu, kemudian dia dipromosikan sebagai Kasat Lantas Polres Asahan sekaligus dengan pangkat AKP, dan beberapa bulan lalu dia dipromosikan menjadi Kasat Lantas Polresta Deli Serdang.
Meski Resty kemarin disebulan awal dia menjabat sebagai Kasat Lantas Polresta Deli Serdang sempat dituding pelihara Calo SIM dengan menarifkan biaya penerbitan SIM melebihi harga ketentuan peraturan perundangan yang berlaku, yakni antara 700 - 800 ribu rupiah tiap SIM, bukanlah persoalan yang dapat jadi penghalang karir baginya.
Saat dikonfirmasi, Polwan berpangkat AKP yang duduki kursi Kompol tersebut, tampak enggan menjawab. (bersambung).
Komentar via Facebook