Deklarasi Jermal Tolak Narkoba, Bupati Deli Serdang Siapkan Insentif Khusus bagi Desa Bersih Narkoba
Deklarasi Jermal Tolak Narkoba, Bupati Deli Serdang Siapkan Insentif Khusus bagi Desa Bersih Narkoba




Percut Sei Tuan, infosumut.co — Pemerintah Kabupaten Deli Serdang bersama Polrestabes Medan, Kodim 0201/Medan, dan masyarakat mendeklarasikan perlawanan terhadap penyalahgunaan serta peredaran narkoba di kawasan Jermal, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (28/10/2026). Tak sekadar deklarasi, Pemkab juga menyiapkan insentif fiskal khusus bagi desa dan dusun yang berhasil menjaga wilayahnya bersih dari narkoba.
Deklarasi bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda itu ditandai penandatanganan pakta integritas oleh Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Dandim 0201/Medan Fernando Batubara, serta masyarakat.
Bupati Asri Ludin menegaskan, gerakan antinarkoba harus diwujudkan melalui aksi nyata dan berkelanjutan, bukan berhenti sebagai kegiatan seremonial. Ia juga mengapresiasi Kepala Dusun III-A Selambo, Ayub Pringadi Marbun, yang mengambil langkah tegas menertibkan gubuk liar yang diduga menjadi lokasi peredaran narkoba.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Deli Serdang merencanakan insentif fiskal khusus pada 2027 bagi desa yang berhasil menjaga lingkungannya bebas narkoba. Pemerintah juga akan mendukung warga yang ingin mengembangkan pertanian melalui bantuan bibit serta pendataan masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.
“Desa yang bersih dari narkoba akan kita berikan insentif fiskal khusus yang bisa digunakan untuk kepentingan desanya,” tegas Asri Ludin.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menyatakan, penanganan kawasan Jermal dilakukan melalui penegakan hukum yang disertai pendekatan humanis, antara lain melalui pendidikan, kegiatan keagamaan, budidaya pangan, dan pembinaan ketertiban masyarakat. Kentongan kamtibmas juga diserahkan kepada warga sebagai simbol penolakan narkoba sekaligus sarana memberi tanda jika ditemukan aktivitas mencurigakan.
Sementara itu, Kepala Desa Amplas, Usman, menyebut keberadaan barak narkoba di wilayahnya telah berkurang seiring gencarnya pemberantasan oleh aparat. Namun, berdasarkan pemantauan pemerintah desa, aktivitas tersebut diduga bergeser ke kawasan Selambo.
Dandim 0201/Medan Fernando Batubara menegaskan kesiapan TNI untuk bersinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memberantas narkoba.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan tidak hanya menekan peredaran narkoba, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi warga agar lingkungan Jermal dan wilayah Deli Serdang tetap aman serta terbebas dari ancaman narkoba. (*).
Komentar via Facebook