Menuju Tiga Besar Nasional, Deli Serdang Jalani Verifikasi PPD 2026
Menuju Tiga Besar Nasional, Deli Serdang Jalani Verifikasi PPD 2026
Lubuk Pakam, infosumut.co – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menjalani Tahap II Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas di Aula Cendana, Senin (6/7/2026). Tahap ini berupa wawancara dan verifikasi lapangan terhadap capaian pembangunan, kualitas perencanaan, serta implementasi program unggulan Demi Pemula Sepeda Bagus.
Program Deli Serdang Mewujudkan Impian Pendidikan Murah dan Berkualitas, Sekolah Peduli Keluarga dan Anak Berkebutuhan Khusus (Demi Pemula Sepeda Bagus) mengantarkan Deli Serdang masuk lima besar dari 416 kabupaten di Indonesia.
Tim penilai dipimpin Perencana Ahli Utama Kementerian PPN/Bappenas, Dr. Taufik Hanafi dan Dr. Himawan Hariyoga Joyokusumo, didampingi Guru Besar Tata Kelola Kebijakan Publik UGM, Prof. Gabriel Lele. Sementara Prof. Benedictus Raksaka Mahi mengikuti proses verifikasi secara daring.
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, didampingi Ketua TP PKK, menjelaskan program tersebut lahir untuk menjawab masih banyaknya Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang belum memperoleh layanan pendidikan. Dari 1.603 ABK yang terdata, sebelumnya sebanyak 718 anak belum terlayani.
Melalui kolaborasi PKBM, puskesmas, rumah sakit, pemerintah desa, dan TP PKK, jumlah ABK yang belum terlayani kini turun menjadi 101 anak. Sebanyak 617 ABK telah memperoleh layanan melalui 23 lembaga di 18 kecamatan.
Program ini juga meningkatkan kemandirian ABK. Dari 284 anak yang didampingi, jumlah yang mampu mandiri meningkat dari 58 menjadi 190 orang.
“Program ini tidak hanya meningkatkan layanan pendidikan, tetapi juga berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Anak menjadi lebih mandiri, orang tua lebih terampil, layanan kesehatan dan terapi diberikan gratis, bahkan sebagian penerima manfaat telah mampu bekerja sehingga ikut menekan angka pengangguran dan kemiskinan,” kata Asri Ludin Tambunan.
Ia menambahkan, program tersebut sedang dalam proses memperoleh Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan difasilitasi melalui business matching dengan dunia usaha serta program CSR agar dapat direplikasi di daerah lain. Saat ini program telah diadopsi Kementerian Sosial melalui Sentra Budi Perkasa Palembang, Dinas Pendidikan Kota Tanjungbalai, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis.
Dalam sesi verifikasi, tim penilai juga mendalami berbagai indikator makro pembangunan. Pemkab Deli Serdang memaparkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan dari 9,13 persen pada 2021 menjadi 7,69 persen pada 2025 melalui pelatihan kerja, job fair, dan pemberdayaan masyarakat.
Angka kemiskinan juga turun dari 4,01 persen menjadi 3,11 persen pada periode yang sama, lebih rendah dibanding rata-rata Sumatera Utara maupun nasional. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Deli Serdang mencapai 78,29, sedangkan pertumbuhan ekonomi tahun 2025 tercatat 4,55 persen dengan kontribusi PDRB terbesar kedua di Sumatera Utara sebesar 13,10 persen.
“Kami berharap memperoleh hasil terbaik. Namun yang terpenting, proses ini menjadi evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan di Deli Serdang,” ujar Asri.
Anggota Tim Penilai Nasional, Dr. Taufik Hanafi, mengapresiasi capaian pembangunan Deli Serdang. Menurutnya, program Demi Pemula Sepeda Bagus berpotensi diikutsertakan dalam SDGs Awards Bappenas.
“Kami sangat senang berkunjung ke daerah dengan angka kemiskinan yang rendah. Keterbukaan pemerintah daerah dalam menyampaikan data serta keterlibatan TP PKK menjadi nilai positif dalam proses verifikasi,” katanya.
Tahap wawancara dan verifikasi berlangsung selama 6–7 Juli 2026 dengan melibatkan perangkat daerah, camat, dan para penerima manfaat guna memastikan capaian pembangunan benar-benar lahir dari perencanaan yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat. (*).
Komentar via Facebook