Unimed dan Pemerintah Desa Kolam Wujudkan Smart Village Melalui Digitalisasi Sistem Informasi dan Administrasi Desa
Unimed dan Pemerintah Desa Kolam Wujudkan Smart Village Melalui Digitalisasi Sistem Informasi dan Administrasi Desa
Keterangan Foto: Tim pengabdian Universitas Negeri Medan (Unimed) bersama Pemerintah Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, berfoto usai pelaksanaan program pengembangan sistem informasi dan administrasi desa berbasis digital. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan konsep Smart Village guna meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Percut Sei Tuan, infosumut.co - Universitas Negeri Medan (Unimed) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa berbasis teknologi melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Bersama Pemerintah Desa Kolam, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Unimed menginisiasi pengembangan sistem informasi dan administrasi desa berbasis digital sebagai upaya mewujudkan konsep Smart Village atau desa cerdas.
Program yang dilaksanakan pada 30 Mei 2023 tersebut melibatkan tim Unimed yang diwakili oleh Dr. Faisal Rahman Dongoran, M.Si. dan Danny Ajar Baskoro, S.E., S.Pd., M.Pd., serta Pemerintah Desa Kolam yang dipimpin oleh Kepala Desa Jupri Purwanto.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses administrasi pemerintahan, serta memudahkan masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi dan layanan desa secara digital.
Dalam pelaksanaannya, Unimed memberikan dukungan teknis dan pendampingan kepada aparatur desa untuk mengembangkan sistem administrasi yang lebih modern, efektif, dan terintegrasi.
Selain itu, tim pengabdian juga merancang dan membangun website serta aplikasi desa yang dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.
Melalui platform digital tersebut, warga nantinya dapat memperoleh informasi mengenai program dan kegiatan desa, mengakses berbagai layanan administrasi, hingga menyampaikan aspirasi maupun pengaduan secara daring.
Kehadiran aplikasi ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, responsif, dan akuntabel.
Kepala Desa Kolam, Jupri Purwanto, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin dengan Universitas Negeri Medan.
Menurutnya, digitalisasi administrasi desa merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
"Melalui sistem yang terintegrasi dan mudah diakses, masyarakat akan semakin terbantu dalam memperoleh informasi dan layanan yang dibutuhkan.
Ini menjadi bagian dari transformasi Desa Kolam menuju desa yang lebih maju dan modern," ungkapnya.
Senada dengan itu, Kepala BUMDes Desa Kolam, Naldi, menilai pembangunan website dan aplikasi desa akan memberikan dampak positif terhadap efektivitas pelayanan publik.
Ia berharap masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan melalui fitur-fitur interaktif yang tersedia.
Tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, program pengabdian ini juga mencakup pelatihan dan pendampingan bagi perangkat desa agar mampu mengoperasikan sistem informasi yang baru secara optimal.
Dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelayanan kepada masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan profesional.
Melalui sinergi antara dunia akademik dan pemerintah desa ini, Desa Kolam diharapkan dapat menjadi salah satu contoh implementasi Smart Village di Indonesia.
Pemanfaatan teknologi informasi diyakini tidak hanya mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta mempercepat terwujudnya desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. (*).
Komentar via Facebook