Libur Sekolah, Bandara Kualanamu Layani 421.059 Penumpang dan 2.998 Pergerakan Pesawat
Libur Sekolah, Bandara Kualanamu Layani 421.059 Penumpang dan 2.998 Pergerakan Pesawat
DELI SERDANG, infosumut.co – PT Angkasa Pura Aviasi selaku pengelola Bandar Udara Internasional Kualanamu berhasil menjaga kelancaran operasional dan pelayanan penerbangan selama periode libur sekolah, 22 Juni hingga 12 Juli 2026.
Selama 21 hari tersebut, Bandara Internasional Kualanamu melayani 421.059 pergerakan penumpang dan 2.998 pergerakan pesawat. Seluruh operasional penerbangan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Tingginya mobilitas masyarakat selama musim liburan semakin menegaskan peran strategis Bandara Internasional Kualanamu sebagai salah satu pintu gerbang transportasi udara di wilayah barat Indonesia, sekaligus mendukung konektivitas nasional dan internasional.
Berdasarkan Data Angkutan Udara (DAU-02) Bandara Internasional Kualanamu, rata-rata penumpang yang dilayani mencapai 20.050 orang per hari.
Dari total tersebut, trafik domestik masih mendominasi dengan 282.718 penumpang atau 67,1 persen. Jumlah itu terdiri atas 139.790 penumpang datang, 139.458 penumpang berangkat, dan 3.470 penumpang transit.
Sementara itu, trafik internasional tercatat sebanyak 138.341 penumpang atau 32,9 persen dari total pergerakan penumpang. Rinciannya, 71.999 penumpang datang dan 66.342 penumpang berangkat.
Capaian tersebut turut menunjukkan semakin kuatnya konektivitas internasional melalui Bandara Internasional Kualanamu.
Sejalan dengan tingginya jumlah penumpang, aktivitas penerbangan juga berlangsung stabil. Selama periode tersebut, bandara mencatat rata-rata 143 pergerakan pesawat per hari.
Dari total 2.998 pergerakan pesawat, sebanyak 1.983 merupakan penerbangan domestik, terdiri atas 991 kedatangan dan 992 keberangkatan. Sedangkan penerbangan internasional tercatat 1.015 pergerakan, dengan 506 kedatangan dan 509 keberangkatan.
Di sektor logistik, Bandara Internasional Kualanamu juga mencatat kinerja operasional yang positif. Selama periode libur sekolah, tercatat 3.670.897 kilogram bagasi penumpang atau sekitar 3.670,9 ton, serta 2.749.220 kilogram kargo atau sekitar 2.749,2 ton.
Plt. Director of Operation & Services PT Angkasa Pura Aviasi, Dedy Sri Cahyono, mengatakan kelancaran operasional selama periode libur sekolah merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di lingkungan bandara.
“Kami bersyukur operasional Bandara Internasional Kualanamu selama periode libur sekolah dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Keberhasilan melayani lebih dari 421 ribu penumpang ini merupakan hasil kolaborasi seluruh stakeholder, mulai dari Otoritas Bandar Udara, AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, CIQ (Customs, Immigration, Quarantine), TNI/Polri, hingga seluruh insan operasional yang bekerja tanpa henti memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Dedy.
Menurutnya, di tengah peningkatan trafik penerbangan, PT Angkasa Pura Aviasi terus memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar melalui penerapan prinsip 3S+1C (Safety, Security, Services, and Compliance).
Pengawasan terhadap fasilitas terminal, pengelolaan arus penumpang (passenger flow), hingga proses penanganan bagasi dilakukan secara optimal guna menjaga kelancaran operasional serta kenyamanan pengguna jasa.
“Peningkatan mobilitas masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui perbaikan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, serta penguatan koordinasi dengan seluruh stakeholder. Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pengguna jasa Bandara Internasional Kualanamu,” tambahnya.
PT Angkasa Pura Aviasi menegaskan akan terus memperkuat konektivitas penerbangan domestik dan internasional, meningkatkan kualitas infrastruktur serta layanan kebandarudaraan, dan mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, serta investasi di Sumatera Utara.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat peran Bandara Internasional Kualanamu sebagai salah satu simpul konektivitas udara nasional dan regional. (*).
Komentar via Facebook