KBP Hendria Pastikan Rumah Dinas Wabup Bukan Ditembak, Kaca Pecah Akibat Batu Mesin Babat Rumput

KBP Hendria Pastikan Rumah Dinas Wabup Bukan Ditembak, Kaca Pecah Akibat Batu Mesin Babat Rumput

KBP Hendria Pastikan Rumah Dinas Wabup Bukan Ditembak, Kaca Pecah Akibat Batu Mesin Babat Rumput

Lubuk Pakam, infosumut.co – Misteri dugaan aksi teror penembakan terhadap rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo akhirnya terungkap. Hasil penyelidikan Polresta Deli Serdang bersama Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara memastikan kaca jendela rumah dinas tersebut bukan pecah akibat tembakan senjata api, melainkan diduga karena batu kerikil yang terpental dari mesin babat rumput saat proses pembersihan taman.

Kepastian tersebut disampaikan Kapolresta Deli Serdang, KBP Hendria Lesmana, dalam konferensi pers yang digelar usai rampungnya penyelidikan.

Kapolresta menjelaskan, peristiwa bermula ketika penghuni rumah dinas mengaku mendengar suara keras yang dikira berasal dari tembakan. Saat dilakukan pengecekan, ditemukan kaca jendela pecah, namun pada bagian bawah tidak ditemukan bekas proyektil, tetapi ada serpihan krikil. 

Setelah diperiksa lebih teliti, ditemukan pecahan pada kaca bagian atas sehingga pelapor, yakni Wakil Bupati Deli Serdang merasa terancam dan menduga telah terjadi aksi penembakan.

“Pelapor sempat mengira telah terjadi penembakan di rumah dinas karena menemukan kaca jendela retak dan pecah pada bagian atas,” ujar Hendria.

Namun, hasil pemeriksaan teknis kriminalistik yang dilakukan Tim Labfor Polda Sumatera Utara melalui Berita Acara Pemeriksaan Nomor 4611/FBF/2026 tanggal 8 Juli 2026 menyatakan bahwa kerusakan kaca tidak disebabkan oleh proyektil atau anak peluru dari senjata api.

“Dari hasil pemeriksaan forensik disimpulkan bahwa lubang pada kaca berasal dari arah luar menuju ke dalam, tetapi kerusakan tersebut tidak disebabkan oleh anak peluru, baik yang berjaket maupun tidak berjaket. Dengan demikian, dugaan penembakan tidak terbukti,” tegas Kapolresta.

Selain hasil forensik, penyidik juga meminta keterangan sejumlah saksi, di antaranya Indawati selaku asisten rumah tangga dan Erwin, petugas kebersihan taman rumah dinas.

Berdasarkan keterangan para saksi, retaknya kaca diduga terjadi saat Erwin membersihkan rumput menggunakan mesin babat. Ketika mesin beroperasi, sebuah batu kerikil diduga terpental dengan kecepatan tinggi hingga menghantam kaca jendela rumah dinas.

“Pada hari Jumat, saudara Erwin sedang membersihkan rumput di halaman depan, tepat di sisi kamar rumah dinas. Diduga ada batu kerikil yang terpental akibat putaran mesin babat rumput dan mengenai kaca jendela hingga pecah,” jelas Hendria.

Dengan hasil penyelidikan tersebut, Polresta Deli Serdang memastikan bahwa isu teror penembakan terhadap rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang tidak terbukti. Pecahnya kaca murni diduga merupakan akibat benda keras yang terpental saat aktivitas pemotongan rumput, bukan karena aksi kriminal menggunakan senjata api.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan setiap dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum untuk ditangani sesuai prosedur. (*).