Bupati Deli Serdang Dorong Pendidikan dan Lindungi Sungai Ular

Bupati Deli Serdang Dorong Pendidikan dan Lindungi Sungai Ular

Bupati Deli Serdang Dorong Pendidikan dan Lindungi Sungai Ular

Bupati foto bersama peserta didik dan guru SMPN 1 Beringin, Saptu (29/8/26).

Deli Serdang, infosumut.co — Bupati Deli Serdang, H Asri Ludin Tambunan, menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap peningkatan kualitas pendidikan sekaligus perlindungan lingkungan. Dalam agenda kunjungannya pada Sabtu (29/8/2026), Bupati meletakkan batu pertama pembangunan ruang kelas baru dan aula SMP Negeri 1 Beringin serta meninjau kondisi bantaran Sungai Ular di Kecamatan Pagar Merbau.

https://infosumut.co/berita-warga-deli-serdang-akan-lebih-mudah-dapatkan-layanan-adminduk-melalui-aplikasi-salak-deli-

Pada SMP Negeri 1 Beringin, Bupati bersama Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, melakukan peletakan batu pertama pembangunan tiga Ruang Kelas Baru (RKB) dan aula sekolah.

Pembangunan fasilitas pendidikan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kerja. Peletakan batu pertama turut melibatkan para siswa sebagai bentuk partisipasi sekaligus menanamkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang nantinya digunakan bersama.

“Ruang kelas ini dibangun untuk anak-anak. Karena itu, sejak awal mereka kita libatkan agar tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab untuk menjaga serta merawatnya,” ujar Asri Ludin.

Selain pembangunan sarana pendidikan, Pemkab Deli Serdang juga melibatkan pekerja dari kelompok desil rendah. Kebijakan tersebut diarahkan untuk membuka kesempatan kerja sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah menekan angka pengangguran dan kemiskinan.

https://infosumut.co/berita-bupati-deli-serdang-dorong-pendidikan-dan-lindungi-sungai-ular

Bupati juga meninjau lapangan futsal di lingkungan SMP Negeri 1 Beringin yang telah memasuki tahap finalisasi. Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat di luar kegiatan akademik.

Kebutuhan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka turut menjadi perhatian. Bupati merespons kebutuhan pengadaan tenda baru untuk menggantikan perlengkapan yang telah rusak.

“Semoga fasilitas yang diberikan ini dapat menambah semangat para siswa dalam belajar dan para guru dalam mengajar serta mencerdaskan anak bangsa,” katanya.

Rombongan Bupati tinjau akses jalan dibantaran Sungai Ular, Saptu (29/8/26).

Akses Truk ke Sungai Ular Dibatasi

Dari sektor pendidikan, perhatian Bupati berlanjut pada persoalan lingkungan. Di Kecamatan Pagar Merbau, Pemkab Deli Serdang bersama jajaran TNI-Polri memasang pembatas pada akses menuju bantaran Sungai Ular.

Pembatas selebar 2,6 meter tersebut dipasang untuk membatasi masuknya truk pengambil pasir yang dinilai berpotensi memperparah abrasi dan kerusakan lingkungan di sepanjang bantaran sungai.

https://infosumut.co/berita-danyon-tp-852aby-belum-lama-menjabat-diganti-kabarnya-gegara-keruk-lahan-untuk-sawah

Saat meninjau lokasi, Asri Ludin mengatakan kondisi bantaran Sungai Ular mulai mengalami abrasi dan pendangkalan. Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut dikhawatirkan berdampak terhadap ekosistem serta lingkungan di kawasan sungai.

“Pemasangan pembatas ini kita harapkan menjadi salah satu upaya mencegah masuknya truk mengambil pasir di bantaran Sungai Ular. Saat ini sudah mulai terjadi abrasi yang luar biasa di pinggir sungai,” ujarnya.

Namun, pembatasan akses tersebut tidak dimaksudkan untuk menutup jalur yang masih digunakan masyarakat. Menurut Bupati, warga tetap diperbolehkan memanfaatkan akses tersebut untuk mengangkut hasil bumi, sementara pembatas dibuat khusus agar kendaraan truk tidak leluasa memasuki bantaran sungai.

“Kita tidak mematikan jalan ini, hanya membuat pembatas untuk truk saja. Sebab masih banyak masyarakat yang mengeluarkan hasil bumi,” jelasnya.

Langkah tersebut, lanjutnya, sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Semoga langkah ini bisa menjaga lingkungan di sekitar pinggiran Sungai Ular,” pungkasnya.

Dua agenda tersebut memperlihatkan upaya Pemkab Deli Serdang mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dasar dengan perlindungan lingkungan, yakni menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak bagi generasi muda sekaligus menjaga keberlanjutan kawasan sungai dari aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan. (*).