Bupati & Wabub Fokus Perkuat Keamanan dan Layanan Kesehatan, Wamenkes Apresiasi Capaian Eliminasi TB
Bupati & Wabub Fokus Perkuat Keamanan dan Layanan Kesehatan, Wamenkes Apresiasi Capaian Eliminasi TB
Labfor Polda Sumut tunjukkan lubang pada daun jendela rumah Dinas Wakil Bupati yang pecah akibat serpihan batu pentalan mata mesin babat, Selasa (21/7/26) Pagi.
Lubuk Pakam, infosumut.co – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyambut baik hasil penyelidikan dan pemeriksaan Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara terkait insiden pecahnya kaca jendela rumah dinas Wakil Bupati Deli Serdang yang terjadi pada Juni 2026. Pada hari yang sama, Selasa (21/7/2026), Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo juga menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Menteri Dalam Negeri III Akhmad Wiyagus di RSUD H Amri Tambunan, Lubuk Pakam.
Bupati Asri Ludin Tambunan mengapresiasi jajaran Polresta Deli Serdang dan Laboratorium Forensik Polda Sumatera Utara yang telah menyelesaikan penyelidikan secara objektif. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan saksi, dan uji laboratorium forensik, kerusakan kaca dipastikan bukan akibat tembakan senjata api, melainkan diduga karena kerikil yang terpental saat pembersihan taman menggunakan mesin pemotong rumput.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polri yang telah bekerja secara cermat dan menyampaikan hasil penyelidikan berdasarkan pembuktian ilmiah,” ujar Bupati.
Wakil Bupati Lom Lom Suwondo juga mengapresiasi kerja cepat kepolisian dan menyatakan Pemkab bersama Polresta Deli Serdang akan memperkuat sistem keamanan melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis lingkungan perkantoran pemerintah.

Usai agenda tersebut, Bupati dan Wakil Bupati mendampingi Wamenkes dan Wamendagri meninjau fasilitas Cathlab dan Klinik Paru RSUD H Amri Tambunan. Dalam kesempatan itu, Bupati memaparkan berbagai upaya penguatan layanan kesehatan, mulai dari peningkatan fasilitas rumah sakit, layanan kesehatan bergerak, hingga pembangunan rumah sakit baru di Hamparan Perak dan sejumlah puskesmas.
Bupati menjelaskan, fasilitas Cathlab bantuan Kementerian Kesehatan RI telah mulai beroperasi tahun ini untuk memperkuat layanan jantung. Sementara itu, upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TB) terus dilakukan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), pelacakan kontak erat, sistem rujukan, serta inovasi PAS CEPAT yang memanfaatkan portable X-ray untuk skrining TB secara jemput bola.
Pada 2025, tingkat keberhasilan pengobatan TB di Deli Serdang mencapai 95 persen dengan 6.571 pasien sembuh dari 6.917 kasus. Hingga pertengahan 2026 telah ditemukan 3.812 kasus TB dengan tingkat keberhasilan pengobatan mencapai 80 persen. Tahun ini, Deli Serdang juga akan menerima empat unit portable X-ray tambahan dari Kementerian Kesehatan RI untuk memperluas deteksi dini.

Wamenkes Benjamin Paulus Octavianus mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam memanfaatkan data kesehatan sebagai dasar penanganan TB serta penguatan layanan kesehatan. Ia menegaskan pemerintah pusat akan terus mendukung daerah melalui distribusi portable X-ray dan peningkatan sarana kesehatan.
Sementara itu, Wamendagri III Akhmad Wiyagus menyebut Deli Serdang menjadi kabupaten dengan capaian Desa Siaga TB tertinggi di Sumatera Utara, yakni 186 desa atau 47,21 persen dari total desa dan kelurahan. Menurutnya, komitmen kepala daerah dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci percepatan eliminasi tuberkulosis dan peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Komentar via Facebook