Yayasan Arsha Imani Mandiri Talangi Honor Relawan SPPG, Komitmen Dukung Program MBG Prabowo

Yayasan Arsha Imani Mandiri Talangi Honor Relawan SPPG, Komitmen Dukung Program MBG Prabowo

Yayasan Arsha Imani Mandiri Talangi Honor Relawan SPPG, Komitmen Dukung Program MBG Prabowo

Keterangan Foto: Ketua Yayasan Arsha Imani Mandiri, Mukhlis Benny Putra, memberikan keterangan pers terkait pelunasan honor relawan SPPG di Kota Sibolga.

Sibolga, infosumut.co – Meski pencairan anggaran operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat mengalami penundaan, Yayasan Arsha Imani Mandiri memastikan hak seluruh relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Sibolga Hilir, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, telah dibayarkan.

Yayasan mengambil langkah menalangi pembayaran honor menggunakan dana internal demi memastikan para relawan tetap menerima haknya. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen pengelola dalam mendukung keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Ketua Yayasan Arsha Imani Mandiri, Mukhlis Benny Putra, mengatakan keterlambatan pencairan anggaran dari BGN Pusat sempat berdampak pada operasional dapur SPPG dan pembayaran honor relawan.

Namun, pihaknya memilih mengambil langkah untuk menyelesaikan kewajiban kepada para pekerja.

“Dana dari BGN Pusat memang belum cair, sehingga operasional dapur dihentikan sementara dan pembayaran gaji sempat tersendat. Namun, kami dari yayasan mengambil inisiatif untuk menalangi terlebih dahulu hak-hak saudara relawan,” kata Mukhlis kepada wartawan, Selasa  (20/10/2026).

Menurutnya, penghentian sementara operasional dapur yang berlangsung hampir sepekan dipicu kendala administrasi pencairan anggaran di tingkat pusat. Kondisi tersebut membuat manajemen harus mengambil langkah agar keterlambatan pembayaran tidak semakin membebani para relawan.

Mukhlis menegaskan, yayasan tetap berupaya menjalankan tanggung jawabnya meskipun pencairan dana operasional belum diterima. Baginya, pemenuhan hak relawan menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan keberlangsungan pelayanan program MBG.

Honor Dilunasi, Yayasan Tegaskan Komitmen

Sebelumnya, sejumlah relawan SPPG mitra Yayasan Arsha Imani Mandiri di Sibolga Hilir menyampaikan aspirasi terkait keterlambatan pembayaran honor. Aksi tersebut berlangsung ketika operasional dapur mengalami penghentian sementara.

Mukhlis mengatakan pihaknya memahami tuntutan relawan yang menginginkan hak atas pekerjaan mereka segera dipenuhi. Ia memastikan persoalan pembayaran tersebut telah diselesaikan melalui dana internal yayasan.

Ia juga menyayangkan adanya pihak-pihak yang diduga berupaya memperkeruh situasi di tengah penyelesaian persoalan operasional. Meski demikian, Mukhlis menegaskan manajemen tetap mengedepankan penyelesaian secara kondusif dan profesional.

Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada penyediaan makanan bergizi bagi penerima manfaat, tetapi juga pada kesiapan pengelolaan dapur serta kerja para relawan yang menjalankan pelayanan setiap hari.

Karena itu, yayasan berkomitmen mendukung pelaksanaan program MBG agar berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pihaknya juga memastikan pelayanan SPPG di bawah naungan Yayasan Arsha Imani Mandiri di Kecamatan Sibolga Utara tetap diupayakan berjalan dengan baik.

Langkah menalangi honor relawan di tengah keterlambatan pencairan anggaran tersebut menjadi upaya yayasan menjaga hak pekerja sekaligus mendukung kelancaran program prioritas pemerintah Presiden Prabowo 1Subianto.

Yayasan berharap kendala pencairan anggaran dapat segera teratasi sehingga operasional dapur SPPG berjalan lebih stabil dan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat di Kota Sibolga dapat terus ditingkatkan. (*).