Sentuhan Mural Kreatif Sulap Kawasan Kumuh Percut Jadi Lebih Berwarna

Sentuhan Mural Kreatif Sulap Kawasan Kumuh Percut Jadi Lebih Berwarna

Sentuhan Mural Kreatif Sulap Kawasan Kumuh Percut Jadi Lebih Berwarna

Percut Sei Tuan, infosumut.co – Tembok-tembok kusam di bantaran Sungai Percut, Jalan M Yusuf Jintan, Desa Percut, kini berubah jadi kanvas. 

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menggelar Lomba Mural Kreatif di kawasan benteng aliran sungai tersebut, Kamis 18/6/2026, sebagai upaya menata ulang wajah kawasan yang selama ini dikenal kumuh.

Kegiatan ini bagian dari rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Deli Serdang 2026, Hari Jadi ke-80 Deli Serdang, dan HUT ke-26 APKASI. Sebanyak 17 tim ikut berlaga sehari penuh. 

Pesertanya beragam: siswa SD, SMP, guru, warga Desa Percut, hingga komunitas mural se-Kabupaten Deli Serdang.

*Kolaborasi Lintas OPD, Ubah Stigma Kawasan Kumuh*  

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Deli Serdang Rio Laka Dewa menyebut Desa Percut dipilih karena posisinya sebagai pintu masuk dan wajah Deli Serdang, khususnya kawasan wisata kuliner seafood.

“Perubahan kawasan tidak bisa sendiri-sendiri. DLH, Perkimtan, P3AP2KB harus bersinergi wujudkan kawasan lebih baik,” ujar Rio.

Ia menambahkan, mural bukan sekadar mempercantik. Ini cara menyalurkan kreativitas warga sekaligus menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan. 

“Kami ingin kawasan ini berubah bukan hanya tampilannya, tapi juga peradaban dan kesadaran masyarakat. Itu harus dijaga berkelanjutan,” tegasnya.

*Dari Kumuh ke ‘Kampung Berkah’*  

Kepala Dinas Perkimtan Deli Serdang Yetty Sembiring menjelaskan, Desa Percut masuk kategori kumuh berdasar indikator permukiman, sampah, sanitasi, dan perilaku hidup sehat. Lewat penataan ini, Pemkab mengusung konsep ‘Kampung Berkah’: kampung bebas kumuh yang rapi, asri, dan harmonis.

“Mural yang dihasilkan peserta jadi media edukasi. Harapannya, Desa Percut bisa jadi destinasi wisata yang berdampak ekonomi untuk warga,” kata Yetty.

*Lingkungan Bersih, Keluarga Sehat*  

Kepala Dinas P3AP2KB dr Alfian Zunaidi Siregar menekankan sisi lain penataan: keluarga. Menurutnya, lingkungan berkualitas harus didukung keluarga sehat.

“Lingkungan bersih harus didukung keluarga sehat. Perhatikan pola asuh, gizi anak, ciptakan rumah sehat. Kalau lingkungan tertata dan masyarakat kreatif, ekonomi warga otomatis membaik,” pungkas Alfian.

Dengan warna-warna baru di tembok benteng Sungai Percut, Desa Percut kini menatap masa depan yang lebih bersih, sehat, dan berdaya ekonomi. (*).