Polresta Deli Serdang Turun ke Sekolah, Tekankan Anti-Bullying dan Tertib Lalu Lintas

Polresta Deli Serdang Turun ke Sekolah, Tekankan Anti-Bullying dan Tertib Lalu Lintas

Polresta Deli Serdang Turun ke Sekolah, Tekankan Anti-Bullying dan Tertib Lalu Lintas

Lubuk Pakam, infosumut.co – Polresta Deli Serdang memperkuat pelayanan publik sekaligus pembinaan karakter pelajar melalui pengaturan lalu lintas pagi dan program Police Goes to School, Senin (26/10/2026).

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin pengaturan lalu lintas sejak pukul 06.30 WIB. Personel Satlantas dan Sat Samapta disiagakan di sejumlah titik ramai untuk mengurai kepadatan kendaraan, membantu siswa menyeberang, serta mengimbau pengendara mengurangi kecepatan di kawasan sekolah.

Di SMP Negeri 1 Lubuk Pakam, Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihatini, S.I.K., M.H., bertindak sebagai inspektur upacara. Ia mengingatkan pelajar agar menjauhi perundungan, tawuran, geng motor, dan penyalahgunaan narkoba, termasuk tindakan perundungan melalui media sosial.

Wakapolresta juga menyoroti pelanggaran lalu lintas oleh pelajar, khususnya penggunaan kendaraan bermotor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM). Siswa diingatkan menggunakan helm berstandar SNI, tidak bermain ponsel saat berkendara, tidak berboncengan lebih dari satu orang, serta tidak membawa kendaraan ke sekolah jika belum cukup umur.

“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa. Masa depan Deli Serdang ada di tangan kalian. Jadilah pelajar yang berprestasi, disiplin, dan patuh hukum. Jangan sia-siakan masa muda dengan hal-hal negatif,” tegasnya.

Kegiatan tersebut sejalan dengan Operasi Patuh Toba 2026 yang mengedepankan peningkatan disiplin dan kepatuhan berlalu lintas. Selain mengatur arus kendaraan, kepolisian juga memberikan edukasi keselamatan kepada pelajar, mulai dari tata cara menyeberang hingga pengenalan rambu lalu lintas.

Melalui pelayanan langsung di jalan dan pembinaan di sekolah, Polresta Deli Serdang menegaskan komitmennya membangun keselamatan berlalu lintas sekaligus mencegah perilaku menyimpang di kalangan remaja.

Pihak sekolah pun mengapresiasi keterlibatan kepolisian dan berharap pembinaan serupa terus dilakukan untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, serta kesadaran hukum pelajar. (*).