Mahasiswa FEBI KKN Desa Sempajaya Dorong UMKM Go Digital Lewat QRIS dan Google Maps

Mahasiswa FEBI KKN Desa Sempajaya Dorong UMKM Go Digital Lewat QRIS dan Google Maps

Mahasiswa FEBI KKN Desa Sempajaya Dorong UMKM Go Digital Lewat QRIS dan Google Maps

Berastagi, infosumut.co — Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sempajaya, khususnya Dusun 4, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan teknologi digital untuk memperkuat usaha sekaligus mendukung upaya penurunan kemiskinan ekstrem.

https://infosumut.co/berita-mahasiswa-kkn-uinsu-ajak-anak-tk-tahfizh-quran-karimah-berkreasi-lewat-ecoprint

Salah satu program kerja utama yang dijalankan mahasiswa adalah digitalisasi UMKM melalui pembuatan QRIS dan pemetaan lokasi usaha menggunakan Google Maps. Program ini diarahkan untuk mempermudah transaksi, meningkatkan visibilitas usaha, serta membuka akses pemasaran yang lebih luas bagi pelaku UMKM.

https://infosumut.co/berita-mahasiswa-kkn-edukasi-siswa-sd-tahfizh-quran-karimah-tentang-cinta-bangga-dan-paham-rupiah

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan pendataan sekaligus pendampingan secara langsung kepada para pelaku UMKM. Selain membantu proses pembuatan QRIS sebagai alternatif pembayaran digital, mahasiswa juga membantu mendaftarkan dan memetakan lokasi usaha agar lebih mudah ditemukan masyarakat melalui Google Maps.

https://infosumut.co/berita-resmikan-pustu-dan-jenguk-pegawai-korban-kecelakaan-asri-ludin-pastikan-pelayanan-dan-aparatur-terlindungi

Pemanfaatan QRIS dinilai dapat memberikan kemudahan bagi pelaku usaha maupun konsumen karena transaksi dapat dilakukan secara lebih praktis. Sementara pemetaan melalui Google Maps menjadi bagian dari strategi memperkenalkan lokasi dan produk UMKM kepada calon konsumen yang lebih luas.

Sekretaris KKN Desa Sempajaya Dusun 4, Khairunnisa, mengatakan digitalisasi UMKM merupakan langkah konkret mahasiswa dalam mendukung program kerja KKN, terutama dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

https://infosumut.co/berita-pelantikan-dpd-peradi-profesional-dki-jakarta-misyal-achmad-dorong-penguatan-organisasi

“Melalui pembuatan QRIS dan pemetaan lokasi UMKM di Google Maps, kami berharap pelaku usaha di Dusun 4 Desa Sempajaya dapat lebih mudah menjangkau konsumen, meningkatkan kemudahan transaksi, serta memperluas pemasaran usahanya,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan UMKM melalui teknologi digital diharapkan tidak berhenti pada kegiatan KKN, tetapi dapat terus dikembangkan oleh pelaku usaha dengan dukungan pemerintah desa dan masyarakat.

https://infosumut.co/berita-51-penerbangan-kualanamu-batal-abu-vulkanik-anak-krakatau-ganggu-penerbangan

Program tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendorong UMKM agar lebih adaptif, mandiri, dan berdaya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.

Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi lokal sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan. (*).