KOJIRA Turut Jaga Lestari Lingkungan Bareng Bupati

KOJIRA Turut Jaga Lestari Lingkungan Bareng Bupati

KOJIRA Turut Jaga Lestari Lingkungan Bareng Bupati

Percut Sei Tuan - Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengapresiasi keterlibatan Komando Ojol Indonesia Raya (KOJIRA) Sumatera Utara yang turut ambil bagian dalam aksi bersih lingkungan rutin mingguan. 

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan gotong royong tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam memperkuat kolaborasi lintas komunitas guna mendukung kebersihan dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga melakukan uji coba alat pemilah sampah anorganik dan organik (ASANO) di TPS3R Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Hari ini bersama KOJIRA Sumatera Utara, sesuai kesepakatan, kami hadir di Perumnas Mandala bersama seluruh teman-teman KOJIRA untuk melaksanakan gerakan sosial pembersihan lingkungan. Sekaligus tadi kita meresmikan penggunaan alat baru di TPS3R,” kata Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo.

Bupati berharap kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan KOJIRA dapat menjadi simbol baru dalam penanganan kebersihan dan pengelolaan sampah di Kabupaten Deli Serdang.

“Semoga kolaborasi hari ini bersama teman-teman KOJIRA menjadi simbol baru terkait penanganan kebersihan sampah di Kabupaten Deli Serdang. Selain itu juga menjadi langkah untuk memajukan para pengemudi ojek online, khususnya di Deli Serdang,” lanjutnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan peninjauan taman yang telah selesai direvitalisasi di sekitar lokasi, serta penyerahan 15 unit becak motor sampah kepada Kecamatan Percut Sei Tuan sebagai bentuk dukungan terhadap kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Rio Laka Dewa mengungkapkan, penggunaan ASANO masih bersifat sementara melalui kolaborasi dengan Waste4Change.

“Alat ini dipinjampakaikan oleh Waste4Change selama tiga bulan dengan kapasitas pemilahan hingga 8 ton sampah per hari. Setelah masa uji coba selesai, akan kita evaluasi untuk selanjutnya direncanakan pengadaan,” pungkasnya. (*).