HUT APKASI di Deli Serdang Putar Uang Rp16 Miliar, UMKM Raup Omzet Rp657 Juta

HUT APKASI di Deli Serdang Putar Uang Rp16 Miliar, UMKM Raup Omzet Rp657 Juta

HUT APKASI di Deli Serdang Putar Uang Rp16 Miliar, UMKM Raup Omzet Rp657 Juta

Lubuk Pakam, infosumut.co – Penyelenggaraan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang dirangkai dengan HUT ke-80 Kabupaten Deli Serdang pada 1–3 Juli 2026 tidak hanya sukses sebagai agenda nasional, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan tersebut diperkirakan menghasilkan perputaran uang lebih dari Rp16 miliar. Dampak ekonominya tidak hanya dirasakan Kabupaten Deli Serdang sebagai tuan rumah, tetapi juga sejumlah daerah di Sumatera Utara.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Deli Serdang, Sandra Dewi Situmorang, mengatakan kehadiran sekitar 227 delegasi kabupaten dari berbagai daerah di Indonesia menjadi momentum strategis untuk menggerakkan sektor ekonomi masyarakat.

“Dengan kehadiran para delegasi dan rombongan, aktivitas ekonomi masyarakat ikut bergerak. Perkiraan perputaran ekonomi selama kegiatan mencapai lebih dari Rp16 miliar,” ujar Sandra.

Ia menjelaskan, perputaran ekonomi tersebut berasal dari belanja para delegasi selama berada di Sumatera Utara, penggunaan jasa transportasi, tingkat hunian hotel, konsumsi makanan dan minuman, pembelian cendera mata, hingga belanja penyelenggaraan yang melibatkan berbagai pelaku usaha lokal.

Untuk mendukung penyelenggaraan HUT ke-26 APKASI, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp2.758.910.700. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari APKASI, sponsor, serta sejumlah mitra yang bersifat tidak mengikat.

“Anggaran yang digunakan bukan semata-mata untuk penyelenggaraan kegiatan, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi yang kembali berputar di tengah masyarakat. Pelaksanaannya melibatkan vendor lokal, penyedia jasa, industri kreatif hingga pelaku UMKM, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” jelasnya.

Dampak ekonomi juga terlihat dari keterlibatan 229 pelaku UMKM dan IKM dalam berbagai rangkaian kegiatan. Mulai dari Pesta Rakyat, Fun Walk, bazar, pameran produk unggulan, penyediaan suvenir hingga konsumsi, seluruhnya mencatatkan total omzet sekitar Rp657,89 juta.

Menurut Sandra, efek ekonomi turut dirasakan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan. Pedagang kaki lima, pelaku usaha kuliner, warung makan, jasa transportasi lokal, pedagang musiman di kawasan Lubuk Pakam hingga pengelola parkir ikut merasakan peningkatan aktivitas ekonomi selama kegiatan berlangsung.

Tak hanya di Deli Serdang, dampak ekonomi penyelenggaraan HUT APKASI juga meluas ke sejumlah daerah lain di Sumatera Utara. Sebagian delegasi dan rombongan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengunjungi destinasi wisata, pusat kuliner, sentra oleh-oleh serta berbagai lokasi wisata unggulan di kabupaten/kota lain.

“Artinya, penyelenggaraan HUT APKASI tidak hanya memberikan dampak ekonomi bagi Deli Serdang sebagai tuan rumah, tetapi juga ikut mendongkrak aktivitas ekonomi daerah-daerah sekitar, khususnya sektor pariwisata, perhotelan, kuliner dan perdagangan. Inilah efek berganda atau multiplier effect yang diharapkan dari sebuah event nasional,” ungkap Sandra.

Ia berharap keberhasilan penyelenggaraan HUT ke-26 APKASI menjadi modal bagi Kabupaten Deli Serdang untuk terus menghadirkan kegiatan berskala nasional. Selain memperkuat citra daerah, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat dan daerah sekitar. (*).