BRT Mebidang Resmi Diluncurkan, Hubungkan Medan–Binjai dan Lubuk Pakam

BRT Mebidang Resmi Diluncurkan, Hubungkan Medan–Binjai dan Lubuk Pakam

BRT Mebidang Resmi Diluncurkan, Hubungkan Medan–Binjai dan Lubuk Pakam

Lubuk Pakam, infosumut.co — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi meluncurkan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang menghubungkan Medan–Binjai dan Medan–Lubuk Pakam, Rabu (19/8/2026).

Peluncuran dipusatkan di Terminal B Lubuk Pakam dan dihadiri Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Bupati Deli Serdang H.Asri Ludin Tambunan, Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, perwakilan Kementerian Perhubungan serta unsur TNI-Polri dan pemangku kepentingan terkait.

BRT Mebidang menjadi langkah strategis pemerintah untuk menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau, terintegrasi dan ramah lingkungan, sekaligus mengurangi kemacetan dan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.

Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan, tahap awal dilakukan melalui uji coba dengan dua unit bus listrik. Selama masa uji coba, masyarakat dapat menggunakan layanan secara gratis.

Pemerintah menargetkan operasional penuh BRT Mebidang dengan 30 bus listrik pada Desember 2026. Setelah beroperasi penuh, tarif ditetapkan Rp.4.300 untuk penumpang umum dan Rp.3.000 bagi pelajar serta penyandang disabilitas.

Sementara itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution menargetkan BRT Mebidang mampu mencapai 150 ribu pengguna. Menurutnya, keberhasilan BRT tidak hanya diukur dari jumlah armada, tetapi dari seberapa banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi publik.

“BRT Mebidang bukan untuk mematikan angkutan umum yang sudah ada. BRT, operator, pengemudi dan Organda harus menjadi bagian dari ekosistem transportasi yang saling melengkapi,” tegas Bobby.

Ia berharap BRT Mebidang menjadi wajah baru transportasi Sumatera Utara, memperkuat konektivitas antarwilayah, mengurangi kemacetan, menghemat energi, menekan emisi serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Peluncuran ditandai dengan uji coba operasional bus listrik. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Selain itu, Bupati Deli Serdang menambahkan. Dengan loncingnya BRT Mebidang (Medan-Binjai-Deli Serdang) diharap dapat memberi manfaat yang dirasakan oleh warganya, terkhusus warga masyarakat Deli Serdang.

"Kita harap dengan hadirnya BRT ini dapat meringankan biaya transportasi masyarakat Deli Serdang khususnya, yangmana tadinya berkendara untuk datang mengurus keperluannya ke Lubuk Pakam, dapat terasa ringan biaya transpot," ujar Bupati Deli Serdang. (*).