173 Warga Desa Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis dari Agincourt Resources

173 Warga Desa Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis dari Agincourt Resources

173 Warga Desa Simarpinggan Dapat Pengobatan Gratis dari Agincourt Resources

Keterangan Foto: Agincourt Resources mengintegrasikan pengelolaan lingkungan, edukasi keanekaragaman hayati Batang Toru, dan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat di sekitar Tambang Emas Martabe.

Tapanuli Selatan, infosumut.co – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis kepada 173 warga Desa Simarpinggan, Kabupaten Tapanuli Selatan. Program tersebut merupakan bagian dari tiga kegiatan perusahaan yang mencakup pelayanan kesehatan, pelestarian keanekaragaman hayati, dan pengelolaan material sisa tambang, Senin (12/10/2026).

Rangkaian program itu dipaparkan dalam buletin resmi Tona Smartabe edisi September 2026. Selain pelayanan kesehatan, Agincourt Resources menerapkan teknologi filtrasi untuk mengelola tailing serta menerbitkan buku yang mendokumentasikan flora dan fauna kawasan Batang Toru.

Tiga Dokter Spesialis Layani 173 Warga

Agincourt Resources bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan dan RSUD Tapanuli Selatan menghadirkan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan gratis bagi masyarakat Desa Simarpinggan.

Program yang telah memasuki tahun keempat pelaksanaan ini menjangkau 173 warga, mulai dari bayi, balita, ibu hamil hingga lanjut usia.

Pelayanan diberikan oleh tiga dokter spesialis, dengan rincian 89 pasien memperoleh layanan dokter spesialis penyakit dalam, 44 pasien ditangani dokter spesialis anak, dan 40 pasien mendapatkan pelayanan dokter spesialis kebidanan dan kandungan.

Selain pemeriksaan dan konsultasi dokter, masyarakat memperoleh layanan USG bagi ibu hamil, EKG atau rekam jantung, pemeriksaan gula darah, kolesterol dan asam urat, pemberian makanan tambahan, serta obat-obatan.

Salah seorang warga, Erika Sihotang (67), mengaku terbantu dengan adanya pelayanan tersebut. Ia menuturkan telah mengalami tubuh lemas selama beberapa bulan sebelum menjalani pemeriksaan dokter dan mendapatkan obat sesuai resep.

“Selama beberapa bulan tubuh saya terasa lemas. Setelah diperiksa, saya mendapatkan obat sesuai resep dan merasa terbantu,” ujar Erika.

Ia berharap program pengobatan gratis itu terus berlanjut karena membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Di bidang pelestarian lingkungan, Agincourt Resources menerbitkan tiga buku yang mendokumentasikan kekayaan flora, fauna, dan spesimen herbarium dari kawasan Batang Toru.

Dokumentasi tersebut mencakup 196 jenis flora, 138 jenis fauna, serta 286 tumbuhan yang tercatat dalam herbarium.

Dari kelompok fauna, tercatat 55 jenis amfibi, 33 jenis reptil, 20 jenis serangga, 18 jenis burung, dan 12 jenis mamalia. Buku-buku tersebut tidak hanya menjadi dokumentasi keanekaragaman hayati, tetapi juga dimanfaatkan sebagai bahan edukasi bagi pelajar untuk mengenal ekosistem hutan di lingkungan mereka.

Sebanyak sembilan sekolah menerima buku tersebut, terdiri atas sekolah tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA di wilayah Batang Toru, Muara Batang Toru, dan sekitarnya.

Melalui program ini, pelajar diharapkan memahami pentingnya hutan Batang Toru sebagai habitat berbagai jenis flora dan fauna, termasuk spesies endemik dan terancam punah.

Ekosistem tersebut juga memiliki fungsi penting dalam menjaga ketersediaan air dan keseimbangan lingkungan bagi masyarakat sekitar.

Teknologi Filtrasi untuk Pengelolaan Tailing

Dalam operasional Tambang Emas Martabe, Agincourt Resources menggunakan Filtration Plant untuk mengurangi kadar air pada tailing, yakni material sisa dari proses pengolahan bijih.

Melalui teknologi filter press dari Diemme Filtration, material sisa pengolahan dipisahkan dari air sehingga menghasilkan tailings cake dengan kadar kelembapan sekitar 15 persen.

Air hasil filtrasi diprioritaskan untuk digunakan kembali dalam kegiatan operasional pabrik pengolahan. Jika terdapat kelebihan air, air tersebut diolah melalui Water Polishing Plant hingga memenuhi baku mutu sebelum dilepas ke Sungai Batang Toru.

Pengelolaan material padat dilakukan melalui fasilitas Tailings Management Facility (TMF) dan Alternative Tailings Facility (ATF).

Untuk mengantisipasi risiko akibat curah hujan tinggi dan kondisi cuaca ekstrem, perusahaan menerapkan pengelolaan drainase, perancangan lereng berdasarkan kaidah geoteknik, pemantauan lingkungan secara berkala, serta menyiapkan rencana kontingensi.

Area penyimpanan tailing kering juga direncanakan menjalani revegetasi secara bertahap dengan tanaman penutup tanah, tanaman pionir, serta tanaman lokal dan endemik.

Melalui program lingkungan, pendidikan, dan kesehatan tersebut, Agincourt Resources mengangkat pendekatan yang mencakup pengelolaan material sisa tambang, pengenalan kekayaan hayati kepada generasi muda, serta perluasan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di sekitar Tambang Emas Martabe. (*).