Berkata “Tidak”, Kelompok Senandika Edukasi Perlindungan Diri bagi Anak di Sikkola Rakyat
Berkata “Tidak”, Kelompok Senandika Edukasi Perlindungan Diri bagi Anak di Sikkola Rakyat
Medan, infosumut.co – Kelompok Senandika dari Novo Club Batch 4 melalui Program Novo Social Impact menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Berani Berkata Tidak Jika Merasa Tidak Nyaman” di Sikkola Rakyat (Rumah Belajar Jalur Hijau), Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini diikuti anak-anak usia 5–11 tahun sebagai upaya menanamkan kesadaran akan pentingnya mengenali batasan diri dan berani melindungi diri sejak dini.
Program ini merupakan bentuk kepedulian Kelompok Senandika terhadap perlindungan anak melalui pendekatan edukatif yang interaktif dan menyenangkan. Anak-anak diajak memahami bahwa mereka memiliki hak untuk mengatakan “tidak” terhadap perlakuan yang membuat tidak nyaman serta berani meminta bantuan kepada orang tua, guru, atau orang dewasa yang dipercaya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi perkenalan dan ice breaking untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya mengenali batasan diri, cara menyikapi situasi yang tidak aman, serta langkah-langkah sederhana untuk melindungi diri. Penyampaian materi dikemas melalui permainan edukatif, simulasi, sesi tanya jawab, pembagian hadiah bagi peserta yang aktif, penyerahan cendera mata kepada Sikkola Rakyat, dan ditutup dengan foto bersama.
Ketua Pelaksana, Ignatia Carmelita, mengatakan kegiatan ini diharapkan menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus membekali anak-anak dengan keberanian menjaga diri.
“Perlindungan anak harus dimulai dari hal yang sederhana, yaitu memberi mereka keberanian untuk mengenali batasan diri dan berkata ‘tidak’ ketika merasa tidak nyaman. Kami ingin anak-anak memahami bahwa suara mereka penting dan mereka tidak pernah sendiri, karena selalu ada orang tua, guru, atau orang dewasa terpercaya yang siap mendengarkan dan melindungi mereka. Semoga materi yang kami sampaikan menjadi bekal yang bermanfaat bagi mereka di masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Sikkola Rakyat (Rumah Belajar Jalur Hijau), Albert, menyambut baik kolaborasi bersama Kelompok Senandika melalui Program Novo Social Impact. Menurutnya, edukasi mengenai perlindungan diri merupakan bagian penting dari pembentukan karakter anak yang perlu dikenalkan sejak usia dini.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Edukasi tentang keberanian berkata ‘tidak’ dan menjaga diri merupakan bekal yang sangat penting bagi anak-anak. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut, tidak hanya di Sikkola Rakyat, tetapi juga menjangkau lebih banyak komunitas belajar sehingga semakin banyak anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman dan ramah,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Kelompok Senandika berharap anak-anak semakin percaya diri dalam menjaga diri, berani menyampaikan penolakan terhadap situasi yang membuat mereka tidak nyaman, serta tidak ragu melaporkan pengalaman yang dialami kepada orang tua, guru, maupun orang dewasa yang mereka percaya. Program ini juga diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak. (*).
Komentar via Facebook